Cuaca Buruk Landa Afghanistan, Pakistan dan Arab Saudi


Lebih dari 130 orang dikabarkan tewas akibat banjir dan juga cuaca buruk yang terjadi di Afghanistan dan Pakistan selama beberapa hari belakangan ini. Pejabat setempat menyatakan bahwa setidaknya ada 93 orang yang tewas dan 76 orang lainnya meninggal di Afghanistan.

Korban Tewas 130 Orang

Dilansir dari CNN Indonesia, menurut Badan Manajemen Bencana Pakistan, Kashmir jadi wilayah yang mana terdampak paling parah dari cuaca buruk di mana 62 nyawa melayang dan 10 orang yang lainnya sampai saat ini dilaporkan hilang.

Di salah satu desa yang ada di Kashmir, Neelum, badai salju pun memicu beberapa longsor juga. Dan salah satu longsor itu begitu parahnya sampai-sampai menewaskan paling tidak 19 orang. Menanggapi laporan ini, kemudian Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, berkicau di Twitter. “Hujan salju parah dan tanah longsor di Azad Jammu dan Kashmir menyebabkan petaka dan juga kematian,” begitu lah kicauan darinya di Twitter.

Longsor salju dan juga tanah memang sudah biasa terjadi di Kashmir sepanjang musim dingin ini. Longsor juga sering disebut menutup jalan dan membuat warga di daerah sekitarnya juga terperangkap. Pemerintah setempat kemudian sudah mengambil beberapa langkah antisipasi, trmasuk juga menutup sejumlah sekolah dan juga beberapa jalan di wilayah pegunungan.

Sedangkan, di Provinsi Balochistan, paling tidak 31 orang tewas karena berbagai insiden yang ada kaitannya dnegan cuaca buruk. “Kebanyakan yang tewas adalah perempuan dan juga anak,” ungkap pejabat dari badan manajemen bencana provinsi, Mohammad Younus.

Kemudian di sepanjang perbatasan Afghanistan, ada lebih dari 300 buah rumah yang hancur karena berbagai macam insiden mulai dari hujan lebat sampai dengan badai salju. Ahmad Tamim Azimi, selaku juru bicara Badan Manajemen Bencana Alam Afghanistan, menjabarkan bahwasanya daerah yang paling buruk terdampak cuaca buruk iin adalah Zabul, Helmand, Kandahar, dan bagian barat provinsi Herat. “Cuaca dingin ini sampai hingga hujan salju dan hujan lebat yang mana dimilai di dua pekan lalu menyebabkan banyak sekali kerusakan,” ungkapnya.

Salju Selimuti Sejumlah Wilayah di Arab Saudi

Cuaca ekstrem dan buruk juga melanda Arab Saudi. Warga Tabuk, Arab Saudi di bagian utara pasalnya mengalami fenomena yang tak biasa di saat gurun pasir dipenuhi oleh salju. Suhu panas juga berubah jadi dingin sampai cenderung membuat yangan dingin dan juga gigi bergemerutuk. Tak Cuma kawasan utara saja, di hari Jumat (10/1) pekan lalu, area barat laut Arab Saudi termasuk Pegunungan Dahr pun diselimuti oleh salku.

Beberapa pengguna sosial media pun membagikan video ketika salju turun di area Tabuk dan Pegunungan togel Dahr. Dilansir dari CNN Indoensia bahwa suhu di Pegunungan Dahr dan beberapa daerah yang lainnya sempat mencapai minus 0 derajat Celcius. Selain kawasan utara, area timur pun dilaporkan dilanda perubahan cuaca yang ekstrem juga dengan ditandai hujan yang sangat deras. Beberapa daerah di Abu Dhabi, Dubai dan juga Sharjah bahkan sudah dilaporkan mengalami bencana banjir.

Badan Metereologi Arab Saudi seperti dilansir dari CNN Indonesia mengimbau warganya untuk tetap menjaga tubuh mereka dalam kondisi yang hangat dan juga menghindari berbagai tempat yang terpencil. Hujan yang lebat disertai dengan badai ini diperkirakan bakal turun di Tabuk, Madinah area perbatasan Hai’il dan juga Al-Jawf. Salju diperkirakan bakal turun di pegunungan dan sejumlah area lainnya pekan ini.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *