Category: HOT NEWS


Polisi telah menetapkan seorang ibu dengan inisial LQ, sebagai tersangka penyiksaan seorang bayi yang tidak lain adalah buah hatinya sendiri berinisial AJ. Bayi tersebut masih berumur 1 tahun 8 bulan ia mengalami penyiksaan oleh LQ. Rekaman penyiksaan bayi tersebut malahan diunggah oleh pelaku langsung ke Agung media sosialnya dan bahkan juga sempat viral.

 

Rekaman Penyiksaan Bayi Sempat Viral

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan berkata bahwa aksi dari penyiksaan itu dilakukan oleh tersangka pada tanggal 25 Juni 2020 lalu tepatnya di rumahnya sendiri yang bertempat di Jalan Cempaka Raya Rengas, Ciputat Timur. “ telah terjadi kekerasan pada korban yang bernama AJ yang mana dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri yang  Bernama LQ,” ungkap Iman yang dilansir dari CNN Indonesia hari Selasa (24/11).

 

Perbuatan keji yang dilakukan oleh tersangka itu dilakukan di kamar mandi rumah kontrakannya dengan menyiksa buah hatinya itu dengan cara memasukkan kepala korban ke dalam sebuah ember yang berisi air selama 10 detik lamanya. Yang lebih membuat netizen geram adalah tersangka bahkan anne-marie rekam perbuatannya sendiri itu menggunakan kamera ponsel. Tidak sampai disitu saja Bahkan rekaman video tersebut lantas dikirimkan tersangka pa da suaminya sendiri. Menurut tersangka, tujuan kenapa melakukan perbuatan itu adalah supaya suami dapat lebih adil antara istri pertama suaminya dengan tersangka.

 

Namun perbuatan tersangka malahan membuat suaminya Tambah kesel dan akhirnya handphone miliknya pun akhirnya  dibanting oleh sang suami. Bahkan perbuatan tersangka bandar togel singapura itu malah membuat dirinya jadi lebih sering bertengkar dengan suaminya. “ sehingga pada tanggal 19 november 2020 kira-kira jam 05.00 WIB, tersangka kemudian mengunggah video kekerasan pada korban ke media sosial Instagram miliknya lewat akun Instagram yang bernama @lylq23,” lanjut Iman.

 

Kemudian video itu sempat menjadi viral di sosial media dan dari video itulah akhirnya polisi melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka di hari yang sama. Sementara itu untuk korban AJ sendiri, sekarang ini masih mendapatkan pendampingan oleh P2TP2A Tangerang Selatan untuk mendapatkan proses penyembuhan trauma psikis yang telah dideritanya.

 

Iman juga mengatakan bahwa tersangka make up dan melakukan perbuatan seperti itu karena kesal pada suaminya karena tersangka beranggapan suaminya jauh lebih perhatian pada istri pertamanya. “ sehingga untuk melampiaskan kekesalannya tersangka melakukan kekerasan pada korban yang merupakan anak kandungnya sendiri,” katanya.

 

Dan atas perbuatan tersangka itu dirinya dijerat dengan pasal 80 undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan dirinya terancam pidana 5 tahun penjara.

 

Tega Benamkan Kepala Anak Ke Ember Berisi Air 

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa tersangka pegang membenamkan kepala anak kandungnya sendiri yang masih berusia 1 tahun 8 bulan ke ember yang berisi air. Perbuatan yang dilakukannya itu malahan langsung di upload ke sosial media tepatnya di Instagram milik tersangka dengan tujuan memancing supaya suaminya lebih perhatian kepadanya daripada ke istri pertamanya.

 

Dalam video itu diperlihatkan gambar tangan orang dewasa yang sedang memegang kepala balita kemudian membenamkannya ke dalam sebuah ember yang berisi air sehingga anak kecil yang tidak berdosa itu menangis dan kemudian menjerit sekeras-kerasnya.  Sang anak kemudian diserahkan ke perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Tangerang Selatan, menurut Kanit Reskrim  Polsek Ciputat Timur Iptu Hitler Napitupulu, hari Jumat (20/11) lalu.


Drama Garuda Indonesia masih saja bergulir. Setelah adanya cuitan tentang ‘selir’ dari Ari Ashkara, mantan direktur utama Garuda Indonesia, dari akun Twitter @digeeembok, sekarang mencuat lagi drama dari Pramugari Garuda Indonesia, Siwi yang ditulis akun tersebut sebagai salah satu simpanan pejabat Garuda Indonesia.

Pramugari Siwi diperiksa Hari Ini

Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa pramugari Garuda Indonesia itu. Pramugari itu adalah Siwi Widi Purwanti, sebagai saksi pelapor dalam laporannya pada akun Twitter @digeeembok hari Senin (13/1). “Rencananya begitu (diperiksa hari ini),” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ketika dimintai konfirmasi, dikutip dari CNN Indonesia Senin (13/1).

Akan tetapi, Yusri tidak mengungkapkan waktu pemeriksaan Pramugari Siwi hari ini. Dirinya juga tidak menjelaskan keterangan apa saja yang akan digali oleh para penyidik dan pelapornya. Selain Siwi ternyata penyidik juga hari ini dijadwalkan memeriksa dua saksi yang lainnya. Akan tetapi, masih belum diketahui juga identitas kedua saksi itu.

Setelah pemeriksaan pada ketiganya, penyidik bakal meminta keterangan ahli dan melangsungkan gelar perkara guna menentukan apakah kasus ini layak untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan atau pun tidak. “Kalau sudah lengkap, akan dilakukan gelar perkara apakah memenuhi unsur pasal yang dipersangkakan, baru setelah itu, naik sidik,” ungkap Yusri lagi.

Sebelumnya akun @digeeembok ini telah aktif mengungkapkan informasi-informasi tentang dugaan skandal di Garuda Indonesia. Arus informasi-informasi yang ada kaitannya dengan dugaan skanda di Garuda Indonesia itu berbarengan dengan pengungkapan kasus penyelundupan motor serta sepeda mewah yang mana dilakukan oleh mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara.

Nama Siwi lalu muncul di beberpaa utas dari akun tersebut. Siwi pasalnya dituduh sebagai gundik atau wanita simpanan dari mantan Direktur Human Capital PT Garuda Indonesia, Heri Akhyar. Akun tersebut menuding bahwa Siwi menggunakan uang negara untum memenuhi kepentingan pribadinya misalnya membeli mobil mewah dan juga melakukan operasi plastic.

Siwi Polisikan Akun @digeeembok

Kemudian, merasa tidak terima dengan tuduhan itu, Siwi langsung melaporkan akun @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada tanggal 28 Desember 2019 dengan dugaan pencemaran nama baik. Siwi didampingi oleh kuasa hukumnya, Elza Syarif Law Office, membuat laporan ke kepolisian namun dirinya baru mengumumkannya sekarang dikarenakan jadwal penerbangannya yang padat.

“Kita sudah laporkan ke kepolisian yang mana nanti bakal terbongkar informasi itu, siapa yang buat cerita ngarang ini, dan siapa akun ini. Saya enggak tahu juga, biar polisi saja,” ungkap Elza Syarief yang ditemui di kantornya yang terletak di Mentang, Jakarta Pusat, Jumat (10/1) kemarin.

Siwi juga melaporkan akun @digeeembok dengan dugaan pencemaran nama baik. Ia menggunakan Pasal 27 ayat (3) UU ITE Juncto Pasal 310 KUHP Juncto Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik lewat media elektronik guna menjerat akun anonym itu. Ia juga menyampaikan bahwa kliennya memutuskan lapor ke polisi karena cuitan @digeeembok telah memasuki ranah privasi. Tidak Cuma itu, cuitan akun itu juga dipenuhi dengan fitnah serta pencemaran nama baik pada pribadi maupun pada profesi Siwi.

“Sebuah profesi yang cukup mulia, cukup terhormat. Yaitu sebagai pramugari. Juga tercemar dan itu tidak bagus karena itu profesi yang dikaitkan hal-hal negative. Kami sudah mendapatkan bukti-buktinya sebagaimana kita lihat begitu banyak,” begitu lah yang disampaikan oleh Elza.